Frekuensi langkah

Stride frequency

Panjang langkah

Stride length

GCT

GCT

Waktu melayang

Hang time

Rasio kontak tanah terhadap waktu melayang

Touchdown-hang ratio

Daya lari

Osilasi vertikal

Vertical oscillation

Rasio vertikal

Vertical ratio

Laju

Zona laju

Laju lari dibagi menjadi lima zona untuk membantu pelari berlatih dengan intensitas yang berbeda-beda. Metode ini mirip dengan pembagian zona detak jantung yang didasarkan pada tingkat detak jantung. Namun, ketika berlari dalam waktu yang lama atau interval intensitas tinggi, zona kecepatan mungkin tidak sesuai dengan zona detak jantung karena perbedaan respons tubuh.

ZonaNamaDeskripsi
Zona 1Lari ringanSantai dan Anda dapat berbicara dengan mudah saat berlari. Ini cocok untuk lari jarak jauh dengan kecepatan stabil. Ini pilihan terbaik untuk lari pemulihan atau latihan intensitas rendah. Ini dapat membantu mengendurkan otot-otot, meningkatkan sirkulasi darah, dan meningkatkan kapasitas aerobik dasar, serta efisiensi pembakaran lemak.
Zona 2MaratonIni kecepatan ideal untuk lari jarak jauh, dengan napas yang dalam, tetapi ritme tetap stabil. Anda merasa nyaman dan dapat bertahan untuk jangka waktu yang lama. Berlari di zona ini dapat meningkatkan daya tahan aerobik Anda secara efektif dan membantu Anda beradaptasi dengan intensitas kompetisi jarak jauh. Ini merupakan bagian penting dari latihan maraton.
Zona 3Ambang laktatBerlari pada zona laju ini akan membuat pernapasan menjadi lebih cepat, tetapi masih terkendali. Anda akan merasa berat, tetapi masih mampu mempertahankannya untuk beberapa waktu. Latihan pada zona ini membantu meningkatkan kemampuan tubuh membersihkan laktat dan menunda timbulnya kelelahan. Cocok untuk latihan lari tempo. Sebaiknya durasi berlari lebih lama dari waktu istirahat, dan rasionya biasanya 5:1.
Zona 4Daya tahan anaerobikBerlari di zona ini akan sangat berat. Anda akan kehabisan napas dan detak jantung Anda akan mendekati maksimum. Anda membutuhkan waktu yang lama untuk pulih setelah berlari. Ini sangat membantu meningkatkan toleransi tubuh terhadap laktat dan meningkatkan performa dalam olahraga intensitas tinggi. Ini merupakan metode latihan penting untuk meningkatkan kecepatan.
Zona 5Lari interval intensitas tinggiBerlari pada zona latihan ini merupakan yang paling berat. Anda akan merasa sangat lelah, bahkan ingin berhenti. Namun, latihan ini dapat meningkatkan VO₂ maks dan kapasitas jantung serta paru-paru secara signifikan. Umumnya dilakukan dengan metode lari interval, yaitu sprint singkat yang diikuti dengan istirahat penuh, dengan rasio waktu berlari dan beristirahat 1:1.

Tingkat kebugaran berlari

LevelDeskripsi
10~19.9
Beginner
Tingkat kebugaran: di bawah rata-rata
Perkiraan kemampuan: Mampu menyelesaikan lari 3 km
Saran latihan: Tingkatkan intensitas dan frekuensi latihan secara bertahap, sambil tetap memastikan waktu istirahat yang cukup agar terhindar dari latihan berlebihan maupun cedera olahraga.
Frekuensi latihan: 1 kali per minggu
20~29.9
Junior runner
Tingkat kebugaran: rata-rata
Perkiraan kemampuan: Mampu menyelesaikan lari 5 hingga 10 km
Saran latihan: Tingkatkan intensitas latihan secara bertahap serta perhatikan waktu istirahat dan pemulihan tubuh agar terhindar dari latihan berlebihan maupun cedera olahraga.
Frekuensi latihan: 2 kali per minggu
30~39.9
Intermediate runner
Tingkat kebugaran: baik
Perkiraan kemampuan: Mampu menyelesaikan lomba half marathon atau maraton
Saran latihan: Pertahankan intensitas latihan saat ini atau tingkatkan secara bertahap, sambil tetap memperhatikan waktu istirahat dan pemulihan tubuh.
Frekuensi latihan: 3 kali per minggu
40~64.9
Advanced runner
Tingkat kebugaran: sangat baik
Perkiraan kemampuan: Memiliki kemampuan yang setara dengan pelari profesional atau pelari rekreasi tingkat tinggi
Saran latihan: Pertahankan intensitas latihan saat ini atau mulai menerapkan latihan berkala, sambil memperhatikan asupan nutrisi yang tepat dan waktu istirahat yang cukup.
Frekuensi latihan: 4–6 kali per minggu
65~80.0
Elite runner
Tingkat kebugaran: sangat unggul
Perkiraan kemampuan: Mendekati atlet Olimpiade
Saran latihan: Pertahankan intensitas latihan saat ini, sambil tetap memperhatikan waktu istirahat dan pemulihan tubuh.
Frekuensi latihan: >6 kali per minggu

Prediksi performa

Umpan balik